Blog yang Lagi Belajar

Masih ku ingat jelas,, saat kau hadir temani aku
berbagi ceria,, canda dan tawa berdua
hingga tercipta satu kisah yang indah

bersamamu.. hilang semua resahku..
dan hanya dirimu.. yang mampu sembuhkan lukaku..

mampukah aku mengatakan..?
mampukah aku untuk mengungkapkan..?
semua rasa yang selama ini ku pendam..
tapi..
aku tak bisa merangkai kata
aku tak bisa mengungkapkan
seakan bibir ini kaku da tak bisa bicara

mungkin rasa ini akan terus kupendam
terpendam jauh didasar hatiku
hingga aku mampu untuk melupakan
karna dirimu bukan untukku
karna hatimu tlah tertuju padanya
biarlah rasa ini kan terus tersimpan
biarlah semua kan jadi kenangan
kenangan yang terindah dalam hidupku..

“Kupersembahkan puisi ini kepada Dia yang mengajarai aku tentang cinta
Yang mengajari akau tentang kebencian
Yang mengajariku tentang arti hidup”

Tahukah kamu bahwa tubuh yang terawat baik mencerminkan kecantikan dari dalam dan dari luar? Namun saat haid, tidak sedikit wanita luput memperhatikan hal tersebut. Masalahnya, emosi labil yang timbul akibat hormon turun-naik menjelang atau ketika haid, seringkali membuat wanita moody untuk merawat penampilannya.

Sebut saja gara-gara perasaan tertekan, kamu malas cuci rambut berhari-hari dan lupa menyisirnya. Atau akibat stress menahan rasa nyeri haid, selera berpakaian kamu turun sehingga dalam memilih baju dan warna pun asal-asalan.

Nah, jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu akan semakin membebani kamu. Pasalnya, kamu bukan saja semakin tidak nyaman dengan diri sendiri. Orang-orang di sekitar kamu pun, menjadi risih dengan kehadiran kamu.

Oleh karena itu, jangan biarkan masalah datang bulan menghalangi kamu untuk tetap bisa tampil cantik dan prima saat melakukan berbagai aktivitas. Bingung bagaimana caranya? Tidak usah khawatir, Anda dapat mengikuti tips-tips perawatan dari luar dan dari dalam berikut ini.

Perawatan Luar

Rambut
• Say no bad hair day! Rambut kotor, kusut, dan bau membuat kepala terasa berat. Tapi rambut bersih dan bersinar, membuat kepala dan beban terasa lebih ringan.
• Rajin mencuci rambut secara rutin.
• Pergilah ke salon untuk hair treatment. Misalkan hair spa, creambath, atau sedikit pijatan di kepala untuk mengendurkan ketegangan pikiran Anda.

Wajah

• Rajin mencuci muka atau membersihkan wajah setelah seharian beraktivitas, setelah menggunakan make-up, atau sebelum tidur.
• Gunakan masker yang sesuai dengan kulit sedikitnya seminggu sekali.
• Berikan pijatan ringan pada wajah Anda untuk relaksasi.
• Jangan ragu mengoleskan make-up yang sesuai dengan aktivitas untuk menunjang penampilan Anda. Jika Anda terlihat cantik, perasaan Anda otomatis ikut senang.
• Hindari penggunaan make-up yang membuat kulit wajah gatal dan panas. Hindari juga penggunaan warna-warna make-up yang tidak sesuai dengan kulit Anda.
• Siapkan kertas minyak dalam tas Anda. Saat haid, produksi keringat/minyak dapat berlebih. Jadi jangan biarkan wajah Anda mengkilap oleh minyak dan keringat.
• Gunakan sunblock untuk melindungi kulit dari terpaan sinar matahari yang terlalu terik dan dapat menyebabkan kelainan pada kulit.

Tubuh

• Mandilah secara rutin, minimal 2 kali sehari, mengingat haid dapat memicu bau tidak sedap keluar dari tubuh.
•Gunakan deodorant untuk mengatasi bau badan.
• Semprotkan body spray atau parfum aroma favorit. Wangi yang menyenangkan akan memberi kesan segar.
• Pilihlah warna-warna pakaian yang ceria atau memberikan aura gembira pada diri kamu. Tinggalkan sejenak warna-warna gelap atau kelabu yang memberikan suasana suram. Padu-padankan hingga tampak serasi di diri kamu.
• Berolahragalah agar aliran darah lancar dan kotoran terbuang melalui keringat. Olah raga juga membantu membakar lemak yang tertimbun dari makanan-makanan yang dikonsumsi berlebihan akibat nafsu makan tak terkontrol saat PMS.
Perawatan dalam

• Berilah terapi bagi jiwa dengan berpikir jernih dan tenang dalam memandang segala sesuatu. Meski emosi labil, tapi sebenarnya pikiran kamulah yang mengaturnya. Kuasai diri dan jangan biarkan diri kamu dikendalikan oleh emosi.
• Ingatlah bahwa pikiran yang kusut akan membuat wajah berkerut. Penampilan pun terlihat berantakan meski kamu telah bersusah-payah berdandan. Sebaliknya, jika pikiran positif maka air muka akan berseri-seri dan mata pun bercahaya karena inner beauty Anda terpancar.
• Perbanyak mengonsumsi buah-buahan, air putih, dan sayuran sebagai sumber nutrisi agar kulit semakin bersinar dan membantu peremajaan kulit.
• Minum KIRANTI sejak 3 hari sebelum, selama, hingga 3 hari setelah menstruasi. Hal ini sangat dianjurkan untuk mencegah segala masalah datang bulan seperti nyeri haid, keputihan, perut kembung, atau bau badan yang dapat membuat Anda menjadi tidak percaya diri dan kurang nyaman dengan diri sendiri. (*)

Sumber : Aneka Yess

Nurul Ulfah – detikHealth

imgLondon, Hampir sebagian besar orang dewasa memilih alasan tidak punya waktu untuk berolahraga. Alasannya selalu klasik tidak sempat atau terlalu sibuk. Apakah jika waktu lebih dari 24 jam sehari orang mau berolahraga?

Survei yang dilakukan oleh the British Heart Foundation mencatat dua dari tiga orang Inggris mengaku tidak punya waktu untuk melakukan olahraga, bahkan untuk 30 menit dari 24 jam waktu yang tersedia setiap harinya.

Meskipun tiga perempat dari 2.000 orang partisipan merasa sehat-sehat saja, namun 93 persennya mengaku merasa bersalah karena tidak olahraga. Selain kurang berolahraga, partisipan juga merasa bersalah karena tidak makan makanan bergizi dengan teratur, sering minum alkohol, merokok dan kurang makan sayur serta buah.

Semua orang sepakat dengan teori ‘olahraga itu menyehatkan’, tapi hanya sedikit yang bisa merealisasikan teori tersebut. Dan berdasarkan hasil survei, penyebab yang paling banyak dilontarkan partisipan adalah tidak ada waktu.

“Tampaknya populasi orang dewasa saat ini sudah sangat terganggu dengan semua aktivitas sehari-harinya sampai-sampai tidak punya waktu lagi untuk olahraga. Jarang sekali yang memasukkan olahraga ke dalam agenda mingguan apalagi harian,” ujar Dr Mike Knapton, direktur Prevention dan Care BHF seperti dilansir Dailymail, Kamis (4/1/20101).

Jika alasannya hanya karena kurang atau tidak ada waktu, maka apakah jika waktu lebih dari 24 jam sehari, seseorang mau melakukan olahraga?

“Belum tentu juga jika ada waktu lebih seseorang bisa berolahraga. Di luar waktu bekerja atau aktivitas lainnya, lebih banyak yang menghabiskan waktunya untuk berisitirahat. Bahkan jika satu hari lebh dari 24 jam dan sebulan lebih dari 30 hari, olahraga tetap tidak akan diprioritaskan,” tutur Dr Knapton.

“Orang dewasa hanya butuh inisiatif dan manajemen waktu yang lebih baik untuk bisa olahraga rutin. Alasan tidak ada waktu atau terlalu sibuk seharusnya tidak menjadi halangan untuk berolahraga. Itulah risikonya menjadi orang dewasa, harus melakukan banyak hal dalam waktu yang terbatas,” tambahnya.

Tidak ada yang memungkiri bahwa olahraga itu menyehatkan, mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, meningkatkan kemampuan seksual, mencerdaskan otak dan masih banyak manfaat lainnya. Sekarang waktunya membuktikan teori itu.

[ http://health.detik.com ]

INILAH.COM, Jakarta – Ketakutan kiamat akan terjadi pada 2012 telah merasuki seluruh dunia. Lalu dari mana kekhawatiran kiamat itu, dan landasan sains apa yang mendukung teori itu?

Teori bumi akan kiamat 2012 banyak dipengaruhi oleh legenda suku Maya yang dimulai pada 3.114 SM. Bangsa Maya membuat kalender ‘hitungan panjang’ yang berlangsung selama 5.125 tahun dan akan habis pada pada 21 Desember 2012 atau tiga tahun dari sekarang yang berarti akhir dari bumi.

Cerita legenda kiamat Maya itu bukan cerita baru. Pada 1960-an, seorang sarjana menulis sebuah buku berdasarkan ramalan bangsa Maya itu, bahwa Armageddon akan datang ketika kalender itu habis dan lahir gerakan baru.

Beberapa suku di Guatemala, masih menggunakan kalender hitungan panjang itu. Orang yang percaya kiamat mengatakan, bahwa bangsa Maya tahu sesuatu yang besar akan terjadi pada 2012.

Teori kiamat akan terjadi pada 2012 juga berhubungan dengan tabrakan antar planet. Banyak orang percaya, NASA menyembunyikan informasi sebuah planet yang sedang dalam jalur akan menabrak bumi. Teori tabrakan itu berdasarkan klaim akan munculnya planet Nibiru yang seharusnya ditemukan bangsa Sumeria dan akan menabrak bumi.

Bencana tabrakan planet itu awalnya diprediksi akan terjadi pada Mei 2003. Namun karena pada tanggal itu tidak terjadi apa-apa, maka ramalan diundur menjadi Desember 2012.

Ancaman lain adalah bahaya badai matahari raksasa yang diperkirakan puncaknya pada 2012. Aktivitas badai matahari ini memiliki sebuah siklus, dengan puncak kira-kira setiap 11 tahun.

Saat mencapai puncaknya, jilatan api matahari dapat menyebabkan gangguan komunikasi satelit, meskipun insinyur telah belajar bagaimana membangun perangkat elektronik yang aman dari sebagian besar badai matahari namun jutaan perangkat eletronik bisa terancam rusak.

Teori kerusakan bumi lain adalah adanya pergeseran kutub. Kerak bumi disebut akan melakukan rotasi 180 derajat sekitar inti. Beberapa website menyebut adanya hubungan antara rotasi dan polaritas magnetik bumi, yang berubah tidak beraturan dengan pembalikan gaya tarik bumi setiap 400.000 tahun sekali.

Lalu apakah bumi memang sedang terancam? NASA membantah hal itu, karena pembalikan rotasi bumi tidak mungkin terjadi. Ilmuwan peneliti senior NASA Don Yeomans menyebut memang ada gerakan dari benua secara perlahan, misalnya Antartika berada di dekat khatulistiwa ratusan juta tahun yang lalu, tetapi itu tidak relevan dengan klaim kebalikan rotasi.

Selain itu NASA menegaskan pembalikan magnet juga tidak akan menyebabkan kerugian bagi kehidupan di Bumi. Selain itu pembalikan magnetik bumi juga tidak akan terjadi dalam beberapa milenium.

NASA juga menegaskan tidak ada risiko khusus yang terkait dengan badai matahari pada 2012. Puncak badai matahari berikutnya akan terjadi dalam kerangka waktu 2012-2014 tapi diperkirakan tidak akan berbeda dari siklus sebelumnya sepanjang sejarah yang sudah berlangsung.

Sementara NASA menegaskan klaim Nibiru dan cerita-cerita lain tentang planet sejenis tidak ada dasarnya. Jika Nibiru atau Planet X benar-benar sedang menuju bumi pada 2012, maka astronom bisa melacak setidaknya satu dekade terakhir, dan akan terlihat sekarang dengan mata telanjang.

Yang ada adalah Eris dan merupakan planet kerdil Pluto yang akan tetap berada di luar tata surya. Jarak terdekat planet itu sekitar 4 miliar mil. NASA menyebut bumi selalu terancam komet dan asteroid. Namun tabrakan besar sangat jarang terjadi. Terakhir, tabrakan besar terjadi 65 juta tahun lalu yang menyebabkan kepunahan dinosaurus.

Astronom NASA saat ini juga sedang melakukan survei yang disebut Spaceguard Survey untuk menemukan asteroid besar jauh sebelum menabrak bumi. “Kita telah menentukan bahwa tidak ada ancaman asteroid sama besarnya dengan yang membunuh dinosaurus.

“Semua pekerjaan ini dilakukan secara terbuka dengan penemuan-penemuan diposting setiap hari di situs web NEO NASA, sehingga dapat dilihat masyarakat bahwa tidak ada bencana pada 2012,” tulis NASA.

“Tidak ada hal buruk akan terjadi pada bumi pada 2012. Planet kita telah berjalan baik selama lebih dari 4 miliar tahun, dan dapat dipercaya ilmuwan di seluruh dunia tahu tidak ada ancaman yang terkait dengan 2012,” imbuh Don Yeomans. [mdr]

Sumber : http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/11/17/181381/inilah-argumentasi-kiamat-2012/

Lagu ’Goyang Duyu’ memakai pendekatan musik melayu pesisir sebagai bungkusnya. Lagu yang masih menyimpan ciri dan konsep yang biasa dikenakan oleh Project Pop ini, bermuatan sikap tentang sebuah kejujuran.

Seperti pada album sebelumnya, yang menyelipkan lagu dangdut berjudul ’Dangdut Is Music My Country’. Pada album anyarnya Project Pop kembali menyelipkan sebuah lagu yang musiknya lebih condong ke aliran dangdut. Lagu yang berjudul ’Goyang Duyu’ itu kini tengah hit, bahkan seolah mengalahkan single utamanya ’Bukan Superstar’.

Lagu ’Goyang Duyu’ yang liriknya mudah dicerna dan gampang diingat serta terdengar santai, diharapkan akan menjadi penerus dari tradisi humor cerdas yang selama ini dimiliki Project Pop. Sebuah nada singalong yang begitu membumi. Milik semua golongan kelas sosial

Adapun siapa superstar, yang dimaksud Project Pop di lagu ‘Bukan Superstar’? Tentunya Ungu, Peterpan, Mulan Jameela, Nidji, Letto, dan Glenn Fredly. Pas dengan jumlah awak Project Pop. Mereka kurang lebih ingin mengatakan, jangan bandingkan Tika Panggabean dengan Mulan Jameela, dong. Begitulah dunia parodi Project Pop.

Parodi atau pelesetan sangat akrab dengan Project Pop, dengan awak Djoni Permato (Udjo), Herman Josis Mokalu (Yosi), Wahyu Rudi Astadi (Odie), Kartika Rachel Panggabean (Tika), Gumilar Nurochman (Gugum), dan Muhammad Fachroni (Oon). Parodi itu terasa pada setiap lirik lagu mereka. Jenis musiknya variatif, mulai rap hingga dangdut, rock hingga disko.

Di tengah ramainya lagu pop sendu, seperti tanpa semangat, taruhlah D’Masiv dengan cinta yang membunuh itu, ada pop riang bahkan sedikit ngedangdut dengan lirik menggelitik khas Project Pop. Dan, seperti dikatakan Bu Acin, dari lbel Musica Studio, setiap band mempunyai karakter masing-masing.

Sejak mula, Project Pop memosisikan diri di jalur pop alternatif dengan lirik-lirik yang gaul, cenderung seenaknya dan kadang menabrak kaidah bahasa. Judul ‘Goyang Duyu’, misalnya, adalah pelesetan dari ‘Goyang Dulu’. Penjelasannya, anak kecil kalau bilang dulu biasanya menjadi duyu.

”Kebetulan, sejak awal, kami menemukan formula yang pas buat Project Pop. Jadilah lagu-lagu seperti yang kami cipta dan nyanyikan,” tutur Yosi, awak Project Pop yang paling banyak menciptakan lagu.

Project Pop juga kerap mencatut nama artis untuk dimasukkan ke dalam lagunya. Misalnya dalam lagu ”Pacarku Superstar”, di sana ada nama Krisdayanti, Inul, Dian Sastrowardoyo, hingga Tao Ming Tse.

Sumber :http://dangdutplus.co.id/home/index.php?option=com_content&task=view&id=157&Itemid=2

Artis Indonesia memang multitalenta, semakin banyak saja yang dapat melakukan multijob seperti contohnya Sarah Azhari. Dikenal pertama kali lewat media elektronik Sarah mulai coba-coba menjajal kemampuannya di dunia tarik suara, presenter dan juga komedi. Walaupun Sarah banyak dicemooh publik karena suaranya tidak terlalu bagus, namun bukan Sarah namanya kalau tidak cuek dan menganggap itu hanyalah angin lewat saja.

Dicegat pada saat Sarah sedang berada di salah satu Mal di Jakarta untuk membelikan mainan mobil jeep kepada anaknya, dia menuturkan saat ini sedang sibuk mengurus sesuatu. Saat kita tanya apakah Sarah sedang sibuk mengurusi proses peradilan kasus pemukulan seorang wartawan infotainment, Sarah menuturkan bahwa dia tidak ambil pusing dengan kasus itu dan juga keputusan hakim tersebut.

“Aku tidak bersalah,” katanya membela diri.Di tengah kasus yang cukup membuat Sarah gerah itu, dia menuturkan bahwa saat ini dia sedang sibuk mempersiapkan sesuatu yang baru.

“Aku sedang membuat album dangdut, tungguin ya keluarnya.”

Sarah mengaku kalau musik dangdut adalah bagian dari dirinya. Entah apa yang dimaksud, mengingat kita tidak pernah melihat Sarah begitu dekat dengan musik hiburan rakyat tersebut, tapi jelas-jelas kalau dia terlihat sangat menyukai musik dangdut.

Ditanya tentang kesibukan lain diluar membuat album dangdut Sarah mengaku masih tetap eksis di sinetron. Masih banyak tawaran main sinetron yang akan diambilnya dan Sarah mengaku tidak pusing mengatur jadwal. Terlihat bahwa dia sangat enjoy mengatur waktunya antara pekerjaan dan juga mencurahkan kasih sayang kepada anak semata wayangnya

 

E-mail

 

evitamala3.jpgTak mudah menjadi seorang artis terkenal yang dipuja banyak penggemar. Bakat, ketekunan, kesabaran dan pantang menyerah merupakan modal utamanya. Hal itulah yang dulu dimiliki Evie Tamala, saat mulai meniti karier mewujudkan impiannya menjadi pedangdut terkenal seperti sekarang ini.

evitamala2.jpgMeski bakat dan talenta Evie Tamala sebagi penyanyi sudah eksis sejak dirinya duduk di bangku SD kelas dua, namun hal tersebut tidak lantas membuatnya mudah untuk menjadi seorang penyanyi terkenal. Apalagi Evie (panggilan pendeknya) ketika kecil tinggal di sebuah desa, yang menambah mempersulit menjadi penyanyi profesional. Meski demikian hal itu tidak membuatnya patah semangat, untuk mewujudkan impiannya itu, pada tahun 1980 ia mencoba bergabung dengan sebuah grup Orkes Melayu (OM) Sinar Remaja, yang ada di kota Tasikmalaya. Sebagai biduanita Orkes Melayu yang ada di daerah, maka panggung-panggung hajatan (kenduri) warga atau Agustusan menjadi menu keseharian wanita pemilik nama asli Cucu Suryaningsih ini. “Job saya waktu itu menyanyi pada pesta kenduri, baik pernikahan maupun sunatan. Para penggemar saat itu memanggil saya Uce Arfina,” kenang Evei, seraya matanya menerawang teringat akan masa lalunya. Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan. Setelah panggung-panggung hajatan warga menjadi menu kesehariannya, bersama OM Sinar Remaja ia lantas berkesempatan mengisi sebuah acara di kawasan Bandung, Jawa Barat. Nasib baik seolah sedang menyebelahinya, suaranya yang merdu saat memdengdangkan sebuah lagu dangdut, membuat Muchtar B, seorang pencipta dan juga produser yang kebetulan ketika itu sedang hadir menjadi kepincut. Kemudian, wanita  yang kini kerap mengenakan kerudung itu direkrutnya untuk masuk dapur rekaman, namun sayang hasil rekamannya mengecewakan. Bahkan kasetnya saja tidak beredar di pasaran. Sungguh malang nasib penyanyi pedesaan tersebut. Rasa kecewa Evie Tamala bertambah ketika dia ditolak untuk tampil dalam acara ‘Aneka Ria Safari,’ salah satu program acara hiburan di TVRI, lantaran namanya kurang begitu komersial. “Waktu itu saya menggunakan nama Uce Arifina, karena menurut pordusernya nama tersebut kurang komersil, saya akhirnya ditolak,” ungkap wanita kelahiran Tasikmalaya 23 Juni 1969 ini. Penolakan tersebut sempat membuat hati Evie pesimis akan masa depannya yang sudah dirintis dengan susah payah. Namun sebagai orang yang pertama kali mengajak Evie masuk dapur rekaman, Muchtar B merasa bertanggung jawab.

Dukungan serta motifasi untuk tetap semangat, kemudian dia mencoba kembali. Karena kegagalan itu adalah sebuah sukses yang tertunda. Alhasil semangat yang dimiliki Evie pada tahun 1988, berhasil menelorkan album keduanya, dengan lagu ‘Tang Ting Tong Der.’ Ciptaan Muchtar B, direkam di atas pita MSC Records.

Sepertinya usaha Evie kembali sia-sia, karena dengan peluncuran album keduanya tersebut, belum juga berhasil mengangkat nama Evie Tamala di belantika musik dangdut. Setahun kemudian Evie mencoba kembali untuk meluncurkan album ketiganya dengan judul ‘Dokter Cinta.’ Hasilnya, lagu tersebut lar is di pasaran dan membuat nama Evie Tamala terkenal dimana-mana. Ada yang bilang itu karena video klipnya menyertakan Doyok yang bertingkah jenaka dengan keluwesan tubuhnya. “Saya merasa bersyukur dengan larisnya album ketiga saya, bahkan saya bisa membeli mobil dari hasil penjualanka set

tersebut. Memang semua itu membutuhkan proses, dan penuh per juangan yang mengharu birukan,” Kata si bungsu dari 6 bersaudara ini.

Kegiatan Sosial

Perjalanan karir Evie memang berlikuliku, dari mulai sebagai penyanyi kelas kampong hingga sebagai bintang dangdut papan atas. bahkan dirinya belakangan ini disebut-sebut sebagai generasi penerus dari Elvy Sukaesih, Camelia Malik maupun Rita Sugiarto. Di tengah kesuksesannya meniti karier, akhir-akhir ini ia merasa resah melihat kenyataan yang ada, bahwa musik yang telah mengharumkan namanya sedang terpuruk .

Menurutnya, sebagai salah satu faktor pemicunya merebaknya pembajakkan terhadap lagu-lagu dangdut. “Saya pr ihat in dengan pembajakkan musik yang ada d imana -mana, dan sangat meresahkan. Sepertinya para penegak hukum tidak serius dalam menangani masalah pembajakkan, para pelaku pembajakkan seharusnya ditindak dengan tegas terutama bos dan para pemi l ik modalnya. Tapi kenyataannya, mereka masih leluasa melakukan aksinya yang merugikan orang lain,” tegas penyuka warna merah itu dengan nada agak tinggi.evitamala1.jpg

Dengan kondisi dangdut yang sedang terpuruk, wanita berkulit putih ini lebih memilih menunggu hingga kondisinya membaik kembali. Ia juga tidak terlalu menggebu-gebu untuk menelorkan album baru, untuk sementara waktu. “Saya belum ada rencana untuk merilis album baru. Saat ini, saya sedang mendalami religi dan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Seper ti aktif di majeli ta’lim, menghadiri acara pengajian hingga menerima sumbangan untuk menghibur saudara – saudara kita yang kurang beruntung di daerah Jawa Barat,” ungkapnya. Keterlibatannya pada kegiatan social dan keagamaan, juga dilandasi oleh kesadarannya setelah bertahun-tahun menyelami dunia entertain yang penuh dengan segala macam gemerlapnya, yang kadang membuat dirinya jauh dari sang pencipta. Satu hal lagi terang Evie, kehidupannya selama ini yang bergelimang harta plus popularitas, tidaklah cukup membuat bathinnya tenteram dan damai, Dan saat itulah dirinya tersadar bahwa apa yang telah diraihnya adalah semu. “Saat ini saya lebih merasakan ketenangan dengan menghadiri acara kerohanian serta kegiatan sosial lainnya. Untuk sekarang dan ke depan, saya akan berupaya sekuat mungkin agar kegiatan panggung dan agama harus seiring dan sejalan,” pungkasnya seraya mengakhiri percakapan*Rus.

Napak Tilas Perjalanan Karier Evie Tamala Print E-mail

 

evitamala3.jpgTak mudah menjadi seorang artis terkenal yang dipuja banyak penggemar. Bakat, ketekunan, kesabaran dan pantang menyerah merupakan modal utamanya. Hal itulah yang dulu dimiliki Evie Tamala, saat mulai meniti karier mewujudkan impiannya menjadi pedangdut terkenal seperti sekarang ini.

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

evitamala2.jpgMeski bakat dan talenta Evie Tamala sebagi penyanyi sudah eksis sejak dirinya duduk di bangku SD kelas dua, namun hal tersebut tidak lantas membuatnya mudah untuk menjadi seorang penyanyi terkenal. Apalagi Evie (panggilan pendeknya) ketika kecil tinggal di sebuah desa, yang menambah mempersulit menjadi penyanyi profesional. Meski demikian hal itu tidak membuatnya patah semangat, untuk mewujudkan impiannya itu, pada tahun 1980 ia mencoba bergabung dengan sebuah grup Orkes Melayu (OM) Sinar Remaja, yang ada di kota Tasikmalaya. Sebagai biduanita Orkes Melayu yang ada di daerah, maka panggung-panggung hajatan (kenduri) warga atau Agustusan menjadi menu keseharian wanita pemilik nama asli Cucu Suryaningsih ini. “Job saya waktu itu menyanyi pada pesta kenduri, baik pernikahan maupun sunatan. Para penggemar saat itu memanggil saya Uce Arfina,” kenang Evei, seraya matanya menerawang teringat akan masa lalunya. Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan. Setelah panggung-panggung hajatan warga menjadi menu kesehariannya, bersama OM Sinar Remaja ia lantas berkesempatan mengisi sebuah acara di kawasan Bandung, Jawa Barat. Nasib baik seolah sedang menyebelahinya, suaranya yang merdu saat memdengdangkan sebuah lagu dangdut, membuat Muchtar B, seorang pencipta dan juga produser yang kebetulan ketika itu sedang hadir menjadi kepincut. Kemudian, wanita  yang kini kerap mengenakan kerudung itu direkrutnya untuk masuk dapur rekaman, namun sayang hasil rekamannya mengecewakan. Bahkan kasetnya saja tidak beredar di pasaran. Sungguh malang nasib penyanyi pedesaan tersebut. Rasa kecewa Evie Tamala bertambah ketika dia ditolak untuk tampil dalam acara ‘Aneka Ria Safari,’ salah satu program acara hiburan di TVRI, lantaran namanya kurang begitu komersial. “Waktu itu saya menggunakan nama Uce Arifina, karena menurut pordusernya nama tersebut kurang komersil, saya akhirnya ditolak,” ungkap wanita kelahiran Tasikmalaya 23 Juni 1969 ini. Penolakan tersebut sempat membuat hati Evie pesimis akan masa depannya yang sudah dirintis dengan susah payah. Namun sebagai orang yang pertama kali mengajak Evie masuk dapur rekaman, Muchtar B merasa bertanggung jawab.

Dukungan serta motifasi untuk tetap semangat, kemudian dia mencoba kembali. Karena kegagalan itu adalah sebuah sukses yang tertunda. Alhasil semangat yang dimiliki Evie pada tahun 1988, berhasil menelorkan album keduanya, dengan lagu ‘Tang Ting Tong Der.’ Ciptaan Muchtar B, direkam di atas pita MSC Records.

Sepertinya usaha Evie kembali sia-sia, karena dengan peluncuran album keduanya tersebut, belum juga berhasil mengangkat nama Evie Tamala di belantika musik dangdut. Setahun kemudian Evie mencoba kembali untuk meluncurkan album ketiganya dengan judul ‘Dokter Cinta.’ Hasilnya, lagu tersebut lar is di pasaran dan membuat nama Evie Tamala terkenal dimana-mana. Ada yang bilang itu karena video klipnya menyertakan Doyok yang bertingkah jenaka dengan keluwesan tubuhnya. “Saya merasa bersyukur dengan larisnya album ketiga saya, bahkan saya bisa membeli mobil dari hasil penjualanka set

tersebut. Memang semua itu membutuhkan proses, dan penuh per juangan yang mengharu birukan,” Kata si bungsu dari 6 bersaudara ini.

Kegiatan Sosial

Perjalanan karir Evie memang berlikuliku, dari mulai sebagai penyanyi kelas kampong hingga sebagai bintang dangdut papan atas. bahkan dirinya belakangan ini disebut-sebut sebagai generasi penerus dari Elvy Sukaesih, Camelia Malik maupun Rita Sugiarto. Di tengah kesuksesannya meniti karier, akhir-akhir ini ia merasa resah melihat kenyataan yang ada, bahwa musik yang telah mengharumkan namanya sedang terpuruk .

Menurutnya, sebagai salah satu faktor pemicunya merebaknya pembajakkan terhadap lagu-lagu dangdut. “Saya pr ihat in dengan pembajakkan musik yang ada d imana -mana, dan sangat meresahkan. Sepertinya para penegak hukum tidak serius dalam menangani masalah pembajakkan, para pelaku pembajakkan seharusnya ditindak dengan tegas terutama bos dan para pemi l ik modalnya. Tapi kenyataannya, mereka masih leluasa melakukan aksinya yang merugikan orang lain,” tegas penyuka warna merah itu dengan nada agak tinggi.evitamala1.jpg

Dengan kondisi dangdut yang sedang terpuruk, wanita berkulit putih ini lebih memilih menunggu hingga kondisinya membaik kembali. Ia juga tidak terlalu menggebu-gebu untuk menelorkan album baru, untuk sementara waktu. “Saya belum ada rencana untuk merilis album baru. Saat ini, saya sedang mendalami religi dan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Seper ti aktif di majeli ta’lim, menghadiri acara pengajian hingga menerima sumbangan untuk menghibur saudara – saudara kita yang kurang beruntung di daerah Jawa Barat,” ungkapnya. Keterlibatannya pada kegiatan social dan keagamaan, juga dilandasi oleh kesadarannya setelah bertahun-tahun menyelami dunia entertain yang penuh dengan segala macam gemerlapnya, yang kadang membuat dirinya jauh dari sang pencipta. Satu hal lagi terang Evie, kehidupannya selama ini yang bergelimang harta plus popularitas, tidaklah cukup membuat bathinnya tenteram dan damai, Dan saat itulah dirinya tersadar bahwa apa yang telah diraihnya adalah semu. “Saat ini saya lebih merasakan ketenangan dengan menghadiri acara kerohanian serta kegiatan sosial lainnya. Untuk sekarang dan ke depan, saya akan berupaya sekuat mungkin agar kegiatan panggung dan agama harus seiring dan sejalan,” pungkasnya seraya mengakhiri percakapan*Rus.